Rektivoices..

Site Of Widiya Ayu Rekti…

FIRST TIME IN THE HOSPITAL (I Hope Last..)

Setelah berhari-hari ngotot tidak mau dirawat di Rumah Sakit, pada akhirnya ternyata

Opname juga…

Biasanya cukup dengan perawatan di rumah, tapi karena kondisi sudah terlalu lemah, tak ada pilihan lagi..

Terus terang saya juga tidak menyangka akan menginap di Rumah Sakit, salah satu tempat yang paling tidak saya sukai. Tiba-tiba saja saat saya bangun, saya sudah berada di sebuah ruangan dengan infuse dan selang oksigen. Perasaan seperti orang sekarat…

Belum lagi harus diceramahi panjang lebar oleh dokter tentang pola makan dan istirahatku yang buruk. All right, saya akui itu, dan akan saya perbaiki.

Tapi yang paling terngiang dikepala ini, saat dia berkata, “Berhentilah bertingkah seakan kamu tidak punya siapa-siapa, sepertinya tak ada yang peduli dan khawatir tentang kamu. Kamu pikir kenapa aku ada disini sekarang padahal pekerjaanku juga masih banyak!”

Saat itu saya hanya diam, saya tidak punya jawaban untuk pernyataan seperti itu yang bahkan tidak pernah saya dengar sebelumnya.

Terus terang 24 jam bagi saya sangatlah kurang. Terlalu banyak hal yang menyita waktu dan pikiran, meski itupun tak bisa jadi alasan. Bagaimanapun saya perlu berbenah. Saya silap dari memandang mereka yang ternyata begitu peduli sementara saya memperdulikan yang lainnya. Begitupun dia.. Tak banyak yang bisa saya janjikan, dan memang tak ada niatan saya untuk menjanjikan apapun. Saya ingin berubah lebih dari sekedar menjanjikannya..

Sehari adalah 24 jam dan saya tidak dapat meminta lebih, namun diantara kesempitan itu akan saya coba membuat ruang yang cukup untuk berdamai dari kesibukan. I hope I’ll find a way😀

Untuknya dan kawan-kawan tercinta..

Syukron khairan katsir…

Oktober 26, 2008 - Posted by | Uncategorized

5 Komentar »

  1. Tu kan sakit…., tapi ukhti tenang aza sakitnya para pengemban dakwah adalah surga peristirahatan sejenak:) alias mertamorposis diri untuk semangat dakwah yg baru dan lebih kreatif lage (dimanajemen ulang lage ya aktivitasnya). emang 24 jam bagi ukhti sangat tidaklah tidak cukup untuk dibagi dengan segudang aktivitas yg harus ukhti lakukan dlm satu hari: aktivitas pribadi, aktivitas menuntut ilmu, aktivitas kerja/bisnis, aktivitas dakwah, aktivitas laen2 dsbnya, andaipun ukhti dikasih Allah tidak punya rasa kantuk/tidur, ukhti tetap tidak akan bs membagi sluruh aktivitas secara merata dan adil. Trus gmn donk memanajemen waktunya yg baik? neh ana kasih tips, tapi…. jgn marah ya kalau tips yg diberikan gak bermutu;)):
    1). Jadwalkan/rincikan smua aktivitas yg akan dilakukan dlm 24jam ataupun lebih, tapi kalau malaz bikinnya gpp jga krn itu cma sekedar pengingat bhw nehhh aktivitas kita kedepannya, namun yg pasti kita hari ini harus lebih baik dari hari kemaren.
    2). Memprioritaskan amal, andaipun ukhti rajin/mau mmbuat jadwal aktivitas, ana yakin akan tersusun ratusan lebih aktivitas yg hrs dikerjakn dlm satu hari (kalau jadwalnya harian, kalau dwi hari/trihari/satu bulan brp aktivitas yg akn tersusun?). bisakah segudang aktivitas kita itu kita bagi dengan 24 jam? jwbnya tentu tidak bisa, jadi bagaimana agar smua aktivitas/amanah bs kita kerjakan? jwbnya tidak smua aktivitas bs kita kerjakn, nah sehingga disini kita harus bs memprioritaskan amal/aktivitas kita, amal mana yg lebih utama kita kerjakn/aktivitas mana yg harus kita utamakan.
    3. Tips yg ketiga: carilah teman segera;)), teman disini bknlah teman biasa, tapi teman yg spesial bangetttt:). dengan adanya teman tersebut dipastikan segala aktivitas akan senantiasa direncanakan bersama, dikomunikasikn bersama, dan jga dikerjakan bersama2. Duhh indahnya pnya teman yg bs mengerti aku, ya kan? ya disegerakan ya, ukhti dah parah tu smpai sakit2 opname gitu, untungnya gak opname di kamar M;)).

    Ana jga baru smbuh dari sakit jga lo hee…he…, kemaren satu harian gak bs bergerak krn sakitnya lgsung sekaligus (radang tenggorokan, sakit kepala, flu, panas dingin, mual2, pegal2, lemah, lesu). skrg dah sembuh…tapi….eh stlh ana smbuh, temana ana satu rumah lage yg sakit.

    Dah dolo ya, kapan2 jalan2 ke my house musholla economic;))

    Wassalam,

    Al Fath An Nabhani, SE

    Wia said :
    “Terimakasih sarannya Akhi.. Akan saya coba jalankan, tapi untuk point ketiga….
    Hehehe.. Baiklah, saya usahakan😛 “

    Komentar oleh Al Fath An Nabhani | Oktober 28, 2008 | Balas

  2. Saya seminggu di opmane karena tifus/tivus/tipus (dulu). Akh..benar-benar sengsara. sudah biaya berobatnya mahal, tidak boleh makan nasi pula. tubuh ini rasanya seperti benar-benar tinggal tulang doang…..

    Wia said :
    “Betul sekali bung Yudi, tidak ada biaya opnam yg murah. Hmm… Sehat memang lebih baik daripada tidak sehat. Hehehe..😀 “

    Komentar oleh yudios | Oktober 28, 2008 | Balas

  3. walaupun diberi 1 hari 1000 jam pun manusia tak akan pernah merasa kecukupan lho

    Wia said :
    “Iya juga.. Jangankan 1000 jam, bahan 1000 tahun pun katanya tak lama..😛 “

    Komentar oleh ikrarestart | Oktober 29, 2008 | Balas

  4. Assalamualaikum, ukhti Wia…
    Enti sakit ke?
    udah sembuh?😮
    Ana baru perasan posting enti ni…
    Maaf ya..
    Syafakallah…

    Wia said :
    “Wa’alaikumsalam Wr Wb
    Afwan akhi.., ana sudah sembuh (^_^)
    Tak apa akhi..
    Semoga kita selalu diberkahi kesihatan tuk dapat berjuang dalam Dakwah.😀 “

    Komentar oleh Aliff Bin Basri | November 9, 2008 | Balas

  5. yah…
    kalo saya udah kenyang berkalo-kali.
    kena thypus sampe 4 kali karena terlalu asyik dan sibuk dengan aktivitas.dah gitu pernah DB.tapi ada hiknmah ketika sakit.kita akan tau sahabat kita yang selalu setia menemani kita.kita akan tau siapa aja yang sayang sama kita.

    Komentar oleh yasir | Desember 6, 2008 | Balas


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: